Showing posts with label BAHASA INDONESIA. Show all posts
Showing posts with label BAHASA INDONESIA. Show all posts

Tuesday, June 2, 2020

Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP

June 02, 2020
Untuk bisa menguasai sesuatu baik itu pelajaran maupun pekerjaan harus memperbanyak latihan. Meskipun sulit untuk dilakukan jika kita sudah terbiasa dengan latihan kita nantinya akan menjadi mudah dengan sendirinya. Untuk seorang pelajar latihan yang dilakukan untuk memperdalam pelajaran adalah belajar dan perbanyak latihan soal. jika kalian sudah terbiasa latihan mengerjakan latihan soal di rumah kalian tidak akan mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal yang di kasih oleh guru kalian.
Dan di bawah ini ada beberapa soal yang dapat kalian unduh/download secara gratis:

Exam Preparation Skills | GMIT Students' Union

1.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

2.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

3.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

4.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

5.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

6.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

7.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

8.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

9.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

10.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

11.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

12.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

13.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

14.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

15.Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP : Download

Sampai di sini dulu ya sobat mudah-mudahan soal-soal tersebut dapat berguna bagi kalian semua. Dan tetap semangat belajar walau sedang di tengah pandemi virus covid 19 karena masa depan bangsa ada di tangan kalian semua para penerus bangsa. terima kasih yang sudah mau berkunjung di blog ini dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.


Monday, May 25, 2020

Soal Latihan Bahasa Indonesia Kelas 10 KTSP

May 25, 2020

Kamu setuju nggak kalau pelajaran bahasa Indonesia itu, menjadi salah satu pelajaran yang cukup sulit? Emang sih bahasa Indonesia itu bahasa yang selalu kita gunakan sehari-hari. Tapi tapi tapiiiii, sering kali bahasa yang kita gunakan itu nggak efektif, atau nggak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

10 Tips Sukses Mengerjakan Soal Ujian | Wiki Media Indonesia

Bahasa Indonesia itu indah banget lho kalau kita bisa menguasainya dengan benar. Dengan menguasai bahasa Indonesia dengan baik dan benar, kita jadi bisa membuat karangan-karangan cerita yang bagus dan menarik.

Yaa mungkin aja kamu ada yang mau jadi seperti sastrawan-sastrawan kita. Bisa bikin puisi yang indah, cerita fiksi yang enak dibaca dan imajinatif, atau cerita-cerita dalam bentuk lainnya.

Nah untuk menguasai bahasa Indonesia, kita harus banyak-banyak latihan nih. Apalagi kalau mau ujian akhir sekolah. Lewat artikel latihan soal ini, kita belajar dan berlatih menjawab soal-soal bahasa Indonesia yuk.

ini adalah beberapa soal untuk kelas 10 kurikulum KTSP, dan salnya bisa download di bawah ini:




Cukup sampai disini dulu ya, walaupun cuma sedikit semoga soal-soal di atas bisa bermanfaat bagi kalian semua. Dan tetap semangat belajar untuk menggapai masa depan yang cerah. Terima kasih dan sampai jumpa di artikel selanjutnya, bye-bye

Saturday, May 23, 2020

BERITA: Pengertian, Jenis, dan Bagian-bagiannya

May 23, 2020
Pengertian Berita - Sebagian besar orang di dunia pasti pernah membaca atau melihat berita untuk mengikuti perkembangan informasi yang ada di belahan dunia ini. Mengetahui perkembangan dan segala informasi yang terjadi di seluruh penjuru dunia saat ini tidaklah sulit. Ada berbagai media yang bisa menjadi sarana untuk Anda mendapatkan informasi tentang hal-hal yang sedang terjadi di seluruh penjuru dunia.Anda mungkin sering melihat tayangan berita di berbagai media, seperti televisi, internet atau membaca di media cetak. Sayangnya, perkembangan informasi yang semakin pesat ternyata juga membawa dampak negatif karena semakin banyak berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Sebagai sebuah ilmu dan pengetahuan tambahan, berikut ini akan dijelaskan tentang berita, mulai dari pengertian berita hingga jenis dan tujuan dari pembuatan berita itu sendiri.

Pengertian BERITA Adalah: Definisi, Jenis Jenis, Ciri ciri dan ...

Secara umum, Pengertian Berita adalah sebuah informasi yang sifatnya fakta yang sedang terjadi maupun sudah terjadi dan disampaikan melalui perantara media, baik itu media elektronik maupun mefia like cetak.Pendapat lain mengatakan arti berita adalah suatu laporan informasi fakta terbaru dan penting mengenai peristiwa terkini yang disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai media, seperti surat kabar, Televisi, radio, media online, dan berbagai media lainnya.

Penyampaian berita harus terdapat unsur-unsur berikut ini:

  • What, apa yang terjadi dalam suatu peristiwa?
  • Who, siapa yang terlibat dalam peristiwa tersebut?
  • Where, di mana peristiwa tersebut terjadi?
  • When, kapan peristiwa tersebut terjadi?
  • Why, mengapa peristiwa tersebut terjadi?
  • How, bagaimana proses terjadinya peristiwa tersebut?

Dalam pembuatannya, berdasarkan pengertian berita yang sudah dijelaskan di atas, sebuah berita yang baik harus memenuhi syarat pembuatan berita yang baik. Berita yang baik adalah berita yang memenuhi kode etik dalam jurnalistik yang sudah memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.

Berdasarkan fakta

Informasi dalam berita yang disampaikan haruslah sesuai fakta yang sesungguhnya terjadi di lapangan. Berita tidak boleh dibuat berdasarkan karangan atau cerita fiktif.

Aktual

Artinya, informasi dalam berita yang disampaikan adalah informasi terkini atau terbaru. Hal ini bisa dibuktikan dengan jarak waktu antara berita disiarkan dengan kejadian yang diberitakan tidak berbeda terlalu jauh.

Berimbang

Dalam berita, informasi yang disampaikan tidak hanya harus berupa fakta namun juga berimbang. Berimbang maksudnya, fakta atau informasi yang disampaikan adalah informasi yang sebenarnya serta tidak memihak maupun memojokkan salah satu pihak. Dengan begitu masyarakat yang membaca atau melihat juga tidak akan terpengaruh.

Lengkap

Unsur terakhir yang harus ada dalam sebuah berita adalah lengkap. Artinya setiap informasi dalam berita harus disajikan secara lengkap, tidak ada yang disembunyikan atau dikurangi. Dengan begitu masyarakat atau khalayak luas yang membaca atau mendengarkan berita tidak menjadi bingung atas informasi yang disampaikan.

Struktur Bagian Berita

Secara umum, di dalam berita terdapat beberapa bagian yang menyusunnya menjadi satu kesatuan. Adapun struktur bagian berita adalah sebagai berikut:

  1. Headline, lebih kita kenal dengan judul berita yang berguna sebagai informasi awal tentang peristiwa yang diberitakan.
  2. Deadline, biasanya terdiri dari nama media, tempat peristiwa, dan tanggal peristiwa. Tujuan adanya deadline adalah untuk menjelaskan nama media serta tempat dan tanggal peristiwa yang diberitakan.
  3. Lead, lebih kita kenal dengan teras berita yang merupakan intisari dari suatu berita.
  4. Body, lebih dikenal dengan badan berita yang isinya menjelaskan peristiwa dengan bahasa yang ringkas, padat, dan jelas.

Jenis-Jenis Berita

√ Teks Berita : Pengertian, Ciri, Unsur, Syarat, Kaidah dan Tujuan

Dalam dunia jurnalistik, berita dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Mengacu pada pengertian berita di atas, adapun jenis-jenis berita adalah sebagai berikut:

1. Straight News

Pengertian berita langsung (straight news) adalah suatu berita yang ditulis secara singkat dan lugas. Pada umumnya halaman depan surat kabar menggunakan berita langsung.

Jenis berita langsung dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu:

  • Hard News; berita yang berisi informasi mengenai peristiwa khusus yang terjadi secara tiba-tiba. Dengan kata lain, informasi yang disampaikan sangat penting untuk segera diketahui khalayak.
  • Soft News; berita yang berisi informasi pendukung dan nilainya di bawah hard news.

2. Depth News

Pengertian berita mendalam (dept news) adalah suatu berita yang mengalami pengembangan dengan mendalami berbagai hal yang terdapat di dalam informasi dasar.

3. Investigation News

Berita investigasi adalah berita yang mengalami pengembangan berdasarkan hasil penelitian atau penyelidikan dari berbagai sumber informasi.

4. Interpretative News

Interpretativ news adalah suatu berita yang dikembangkan dengan disertai penelitian dan pendapat dari penulis atau reporternya.

5. Opinion News

Berita opini adalah suatu berita yang menyampaikan informasi berdasarkan pendapat seseorang tentang sesuatu hal. Pada umumnya, pendapat tersebut berasal dari seorang ahli, cendekiawan, atau pejabat.

Itulah penjelasan ringkas mengenai pengertian berita, ciri-ciri, syarat, unsur, serta beberapa jenis berita. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.


SEKIAN DULU YA......SEMOGA  DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA....BYE 
TAMAT 


Friday, May 22, 2020

Kalimat Majemuk : Pengertian, Jenis dan Ciri-cirinya

May 22, 2020
Pengertian kalimat majemuk - adalah sebuah kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih. Setiap kalimat selalu memiliki klausa yang merupakan paduan antara satu subjek dan predikat, serta bisa ditambahi objek, pelengkap, maupun keterangan. Jadi, kalimat ini merupakan sebuah kalimat yang memiliki lebih dari satu subjek, predikat, objek, ataupun pelengkap.

Untuk menandai antarklausa, biasanya yang bersifat penggabungan akan ditemukan keberadaan kata hubung (konjungsi). Namun, teman-teman mungkin juga tidak menemukan keberadaan kongjungsi di sebuah kalimat majemuk yang sifatnya perluasan.

     Contoh Kalimat Majemuk Campuran Beserta Pola SPOK | idschool

Ciri Ciri Kalimat Majemuk

Untuk mempermudah kita dalam mengenal kalimat majemuk, kita perlu memperhatikan karakteristik yang ada didalamnya, yaitu sebagai berikut :

  • Kalimat ini mengandung lebih dari satu subjek dan terdapat satu predikat.
  • Adanya penggabungan ataupun perluasan didalam kalimat ini.
  • Penggabungan tersebut akan menghasilkan sebuah pola kalimat yang baru.
  • Pola kalimat yang terdapat didalam kalimat ini terdiri dari induk kalimat dan anak kalimat.
  • Antar klausa akan dihubungkan dengan kata penghubung (konjungsi).

Macam Macam Kalimat Majemuk

Setelah kita melihat definisi dan ciri-cirinya, kalian juga harus mengetahui macam-macam kalimat majemuk itu apa saja, oleh sebab itu yuk simak penjabaran dibawah ini :

1. Kalimat Majemuk Setara

Melihat dari namanya—‘setara’—apakah yang terlintas di benakmu? Setara berarti sejajar (sama tingginya dan sebagainya), sama tingkatnya (kedudukan dan sebagainya), sebanding, sepadan, dan seimbang.

Nah, kalimat majemuk setara adalah sebutan bagi kalimat majemuk dengan klausa-klausa penyusun yang berkedudukan setara alias sederajat. Hubungan di antara klausa-klausa tersebut bersifat koordinatif. Karena itu, setiap klausa dapat pula berdiri sendiri sebagai kalimat.

Kata sambung yang biasa digunakan ialah: dan, ketika, lalu, sebelum, sedangkan, setelah, dan lain-lain.

Kalimat majemuk setara juga dapat dibedakan menjadi tiga jenis, lho. Berikut penjelasan beserta dengan contohnya.

  • Kalimat majemuk setara sejalan

Adik sedang tidur. Kakak sedang mengerjakan tugas.

Adik sedang tidur ketika kakak sedang mengerjakan tugas.

  • Kalimat majemuk setara berlawanan

Si sulung selalu bangun pagi. Si bungsu selalu bangun terlambat.

Si sulung selalu bangun pagi, sedangkan si bungsu selalu bangun terlambat.

  • Kalimat majemuk setara sebab akibat

Dilan memasak air. Dilan menyeduh kopi kesukaannya.

Dilan menyeduh kopi kesukaannya setelah memasak air.


2. Kalimat Majemuk Rapatan

Hmm, apa sih yang dimaksud dengan kata ‘rapatan’ di sini? Jangan-jangan, kamu malah mengingat sopir angkot yang menyuruh penumpangnya duduk rapat-rapat, lagi?

Tapi tidak sepenuhnya salah, lho. Kalimat majemuk rapatan merupakan kalimat majemuk yang terdiri dari beberapa kalimat tunggal yang digabungkan menjadi satu tanpa menyebutkan kata-kata yang sama.

Dalam kalimat majemuk rapatan, klausa yang digabung dipisahkan dengan tanda baca koma (,). Kata sambung yang biasa digunakan ialah: dan, juga, serta, dan lain-lain.

Contoh:

Cecep membeli komik. Cecep membeli alat tulis. Cecep membeli kamus.
Cecep membeli komik, alat tulis, dan kamus.

3. Kalimat Majemuk Bertingkat

Setelah mengetahui kalimat majemuk setara dengan klausa yang punya kedudukan sama, kini kamu akan mengenal lawannya—kalimat majemuk bertingkat.

Berbeda dengan kalimat majemuk setara, klausa-klausa dalam kalimat majemuk bertingkat memiliki kedudukan yang tidak sederajat. Jadi, kamu akan dapat menemukan induk kalimat dan anak kalimat di dalamnya.

Berbeda pula dengan kalimat majemuk setara dan rapatan dengan klausa-klausa yang dapat berdiri menjadi kalimat sendiri, klausa dalam kalimat majemuk bertingkat yang berperan sebagai anak kalimat tidak dapat berdiri sendiri. Bila berdiri sendiri, anak kalimat tidak akan memiliki arti.

Ada beberapa jenis kalimat majemuk bertingkat berdasarkan kata sambungnya, yaitu:

  • Kalimat majemuk hubungan syarat

(kata sambung: apabila, asalkan, jika, dan lain-lain)

Saya akan dengan senang hati membantumu jika kamu bersungguh-sungguh.

  • Kalimat majemuk hubungan tujuan

(kata sambung: agar, supaya, dan lain-lain)

Beni melancarkan rayuannya agar hati Milea luluh.

  • Kalimat majemuk hubungan sebab akibat

(kata sambung: karena, sehingga, dan lain-lain)

Ucup belum punya pacar karena tidak percaya diri.

  • Kalimat majemuk konsensip

(kata sambung: meskipun, walaupun, dan lain-lain)

Meskipun belum lulus sekolah, Dimas sudah harus mencari uang.

  • Kalimat majemuk hubungan perbandingan

(kata sambung: daripada, ibarat, dan lain-lain)

Ijah lebih suka menonton film action daripada film romantis.


4. Kalimat Majemuk Campuran

Tipe terakhir ini adalah kalimat majemuk yang terdiri dari gabungan kalimat majemuk setara atau kalimat majemuk rapatan dengan kalimat majemuk bertingkat.

Di dalam kalimat majemuk campuran, kamu akan menemukan beberapa kalimat tunggal. Karena terdiri atas gabungan yang cukup rumit, maka jangan heran kalau kamu akan menjumpai lebih dari satu kata sambung.

Contoh:

Bapak sedang tidur ketika saya pulang. Bapak masih tidur padahal sudah pukul 3 sore.
Bapak masih tidur ketika saya pulang, padahal sudah pukul 3 sore.


SEKIAN DULU YA......SEMOGA  DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA....BYE 
TAMAT 

FAKTA DAN OPINI : Pengertian, Ciri-ciri, dan Beserta Contohnya

May 22, 2020
Pengertian Fakta Dan Opini - Mungkin kita sudah sering mendengar istilah fakta dan opini namun kebanyakan orang ada yang ngga tau arti dari fakta dan opini tersebut. Dan biasanya kalimat fakta dan opini bisa kita jumpai di buku, koran ataupun teks-teks baik itu teks berita, teks deskripsi produk dalam iklan, tajuk rencana ataupun lain sebagainya.

Lalu, apa sih pengertian dari masing-masing kata tersebut, apa perbedaan dari fakta dan opini serta bagaimana kita dapat memahaminya dalam contoh sederhana?. Nah, diartikel singkat ini kita akan membahas apa itu pengertian, perbedaan serta contoh kalimat fakta dan juga opini.

Pengertian Fakta dan Opini

Fakta adalah pernyataan yang menampilkan situasi riil dari sebuah masalah ataupun kejadian. Karena hal inilah, bisa dikatakan bahwa kebenaran sebuah fakta sudah teruji. Di dalam fakta, tidak ada lagi pendapat antara orang yang satu ataupun yang lain. Yang ada hanyalah situasi nyata yang memang telah terbukti dan terverifikasi. Sementara itu, banyak juga pendapat yang mengemukakan tentang arti sebuah opini. Salah satunya adalah Leonardo W.  Dood via Sumirat (2004) yang menyatakan, opini adalah suatu sikap atau pendapat seseorang mengenai sebuah persoalan ataupun keadaan yang pernah maupun sedang terjadi. Opini antara satu orang dengan orang lainnya cenderung tidak sama sebab dipengaruhi pola pikir, pengetahuan, serta lingkungannya dalam menanggapinya situasi ataupun persoalan tersebut.

Ciri- ciri fakta dan opini Kalimat fakta dan opini memiliki ciri-ciri sebagai identitasnya. Berikut ciri-ciri kalimat fakta: Memiliki data akurat Pada kalimat fakta data yang terdapat jelas terhadap suatu peristiwa. Tidak hanya akurat tapi juga tepat. Dalam kalimat data tersebut dapat berupa bilangan statistik, tanggal dan waktu kejadian. Baca juga: Bahasa Indonesia: Sejarah Penyempurnaan Ejaan Bersifat obyektif Dalam kalimat fakta yang tertulis bersifat obyektif. Di mana pernyataan yang ada di dalamnya bersifat umum dan telah diakui kebenarannya oleh banyak pihak. Bener-benar terjadi Dalam kalimat faktar benar-benar terjadi. Jadi memaparkan situasi yang benar-benar terjadi dan nyata. Berikut ciri-ciri kalimat opini: Mengandung pendapat pribadi atau orang lain Dalam kalimat opini berisi tentang pendapat dari diri sendiri atau orang lain. Biasanya itu dalam sebuah berita ditemukan pernyataan orang-orang yang terkenal atau pejabat. Bersifat subyektif Pada kalimat opini bersifat subyektif. Di mana kalimat yang disampaikan cenderung subyektif, hanya dikemukakan oleh salah satu pihak saja. Baca juga: Bahasa Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya Punya kata yang bersifat relatif Pada kalimat opini cenderung akan ditemukan kata yang bersifat relatif. Dalam hal ini relatif diartikan kata atau frasa tersebut cenderung bisa berubah tergantung siapa yang mengucapkannya. Kata-kata relatif seperti, paling, lebih, agak, sangat, tidak mungkin atau biasanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta dan Opini: Arti dan Ciri-cirinya", https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/13/080000869/fakta-dan-opini--arti-dan-ciri-cirinya?page=all.
Penulis : Ari Welianto
Editor : Ari Welianto
Ciri- ciri fakta dan opini Kalimat fakta dan opini memiliki ciri-ciri sebagai identitasnya. Berikut ciri-ciri kalimat fakta: Memiliki data akurat Pada kalimat fakta data yang terdapat jelas terhadap suatu peristiwa. Tidak hanya akurat tapi juga tepat. Dalam kalimat data tersebut dapat berupa bilangan statistik, tanggal dan waktu kejadian. Baca juga: Bahasa Indonesia: Sejarah Penyempurnaan Ejaan Bersifat obyektif Dalam kalimat fakta yang tertulis bersifat obyektif. Di mana pernyataan yang ada di dalamnya bersifat umum dan telah diakui kebenarannya oleh banyak pihak. Bener-benar terjadi Dalam kalimat faktar benar-benar terjadi. Jadi memaparkan situasi yang benar-benar terjadi dan nyata. Berikut ciri-ciri kalimat opini: Mengandung pendapat pribadi atau orang lain Dalam kalimat opini berisi tentang pendapat dari diri sendiri atau orang lain. Biasanya itu dalam sebuah berita ditemukan pernyataan orang-orang yang terkenal atau pejabat. Bersifat subyektif Pada kalimat opini bersifat subyektif. Di mana kalimat yang disampaikan cenderung subyektif, hanya dikemukakan oleh salah satu pihak saja. Baca juga: Bahasa Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya Punya kata yang bersifat relatif Pada kalimat opini cenderung akan ditemukan kata yang bersifat relatif. Dalam hal ini relatif diartikan kata atau frasa tersebut cenderung bisa berubah tergantung siapa yang mengucapkannya. Kata-kata relatif seperti, paling, lebih, agak, sangat, tidak mungkin atau biasanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta dan Opini: Arti dan Ciri-cirinya", https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/13/080000869/fakta-dan-opini--arti-dan-ciri-cirinya?page=all.
Penulis : Ari Welianto
Editor : Ari Welianto
Ciri- ciri fakta dan opini Kalimat fakta dan opini memiliki ciri-ciri sebagai identitasnya. Berikut ciri-ciri kalimat fakta: Memiliki data akurat Pada kalimat fakta data yang terdapat jelas terhadap suatu peristiwa. Tidak hanya akurat tapi juga tepat. Dalam kalimat data tersebut dapat berupa bilangan statistik, tanggal dan waktu kejadian. Baca juga: Bahasa Indonesia: Sejarah Penyempurnaan Ejaan Bersifat obyektif Dalam kalimat fakta yang tertulis bersifat obyektif. Di mana pernyataan yang ada di dalamnya bersifat umum dan telah diakui kebenarannya oleh banyak pihak. Bener-benar terjadi Dalam kalimat faktar benar-benar terjadi. Jadi memaparkan situasi yang benar-benar terjadi dan nyata. Berikut ciri-ciri kalimat opini: Mengandung pendapat pribadi atau orang lain Dalam kalimat opini berisi tentang pendapat dari diri sendiri atau orang lain. Biasanya itu dalam sebuah berita ditemukan pernyataan orang-orang yang terkenal atau pejabat. Bersifat subyektif Pada kalimat opini bersifat subyektif. Di mana kalimat yang disampaikan cenderung subyektif, hanya dikemukakan oleh salah satu pihak saja. Baca juga: Bahasa Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya Punya kata yang bersifat relatif Pada kalimat opini cenderung akan ditemukan kata yang bersifat relatif. Dalam hal ini relatif diartikan kata atau frasa tersebut cenderung bisa berubah tergantung siapa yang mengucapkannya. Kata-kata relatif seperti, paling, lebih, agak, sangat, tidak mungkin atau biasanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta dan Opini: Arti dan Ciri-cirinya", https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/13/080000869/fakta-dan-opini--arti-dan-ciri-cirinya?page=all.
Penulis : Ari Welianto
Editor : Ari Welianto
Ciri- ciri fakta dan opini Kalimat fakta dan opini memiliki ciri-ciri sebagai identitasnya. Berikut ciri-ciri kalimat fakta: Memiliki data akurat Pada kalimat fakta data yang terdapat jelas terhadap suatu peristiwa. Tidak hanya akurat tapi juga tepat. Dalam kalimat data tersebut dapat berupa bilangan statistik, tanggal dan waktu kejadian. Baca juga: Bahasa Indonesia: Sejarah Penyempurnaan Ejaan Bersifat obyektif Dalam kalimat fakta yang tertulis bersifat obyektif. Di mana pernyataan yang ada di dalamnya bersifat umum dan telah diakui kebenarannya oleh banyak pihak. Bener-benar terjadi Dalam kalimat faktar benar-benar terjadi. Jadi memaparkan situasi yang benar-benar terjadi dan nyata. Berikut ciri-ciri kalimat opini: Mengandung pendapat pribadi atau orang lain Dalam kalimat opini berisi tentang pendapat dari diri sendiri atau orang lain. Biasanya itu dalam sebuah berita ditemukan pernyataan orang-orang yang terkenal atau pejabat. Bersifat subyektif Pada kalimat opini bersifat subyektif. Di mana kalimat yang disampaikan cenderung subyektif, hanya dikemukakan oleh salah satu pihak saja. Baca juga: Bahasa Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya Punya kata yang bersifat relatif Pada kalimat opini cenderung akan ditemukan kata yang bersifat relatif. Dalam hal ini relatif diartikan kata atau frasa tersebut cenderung bisa berubah tergantung siapa yang mengucapkannya. Kata-kata relatif seperti, paling, lebih, agak, sangat, tidak mungkin atau biasanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta dan Opini: Arti dan Ciri-cirinya", https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/13/080000869/fakta-dan-opini--arti-dan-ciri-cirinya?page=all.
Penulis : Ari Welianto
Editor : Ari Welianto

Ciri-Ciri Kalimat Fakta

kalimat fakta dan opini memiliki ciri-ciri sebagai identitasnya

berikut ciri-ciri kalimat fakta:

  • Memiliki data akurat
pada kalimat fakta data yang terdapat jelas terhadap suatu peristiwa. tidak hanya akurat tapi juga tepat.

Dalam kalimat data tersebut dapat berupa bilangan statistik, tanggal, dan waktu kejadian.

  • Bersifat obyektif
Dalam kalimat fakta yang tertulis bersifat obyektif. Di mana pernyataan yang ada di dalamnya bersifat umum dan telah di akui kebenarannya oleh banyak pihak.

  • Benar-benar terjadi
Dalam kalimat fakta peristiwanya benar-benar terjadi. Jadi memaparkan situasi yang benar-benar tejadi dan nyata.

Berikut ciri-ciri kalimat opini:

  • Mengandung pendapat pribadi atau orang lain
Dalam kalimat opini yang berisi tentang pendapat pribadi atau orang lain biasanya terdapat dalam pernyataan orang-orang yang terkenal atau pejabat

  • Bersifat subyektif
Di mana kalimat yang di sampaikan  olehsalah satu pihak cenderung subyektif, hanya di sampaikan oleh salah satu pihak saja.

  • Punya kata yang besifat relatif
Pada kalimat opini cenderung banyak di temukan kata yang bersifat relatif. Dalam hal ini relatif di arikan kata atau frasa tersebut cenderung bisa berubah tergantung siapa yang mengucapkannya

kata-kata relatif seperti, paling, lebih, agak, sangat, tidak mungkin, atau biasanya.


Contoh kalimat fakta

  1. Telah terjadi banjir di Jakarta Utara yang menyebabkan korban tewas sebanyak 14 orang.
  2. Tadi malam Liverpool berhasil menang 2-0 atas Chelsea lewat gol yang dicetak oleh Steven Gerrard dan Luis Suarez.
  3. Evan Dimas berhasil menjadi pemain terbaik dalam kompetisi Piala AFC 2014 di Myanmar.
  4. Kuota Haji Indonesia untuk tahun ini resmi dikurangi sebesar 50.000 orang.
  5. NOAH terpilih sebagai band terbaik di AMI Awards 2013.
Contoh kalimat opini
  1. Ketoprak adalah makanan paling enak di Indonesia.
  2. Permainan Paulo Sitanggang malam ini sangat bagus.
  3. Dia adalah wanita yang paling cantik menurutku.
  4. Andi menilai bahwa keberhasilan Agnes Monica sebagai penyanyi internasional adalah berkat keberaniannya.
  5. Perjalanan dari Bandung menuju Jakarta membutuhkan waktu yang sangat lama.


SEKIAN DULU YA......SEMOGA  DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA....BYE 
TAMAT 


Pengertian Pantun Dan Macam-macam Jenisnya

May 22, 2020
Pantun adalah salah satu jenis puisi lama dalam kesusastraan Bahasa Indonesia yang dikenal luas dan digunakan dalam beragam bahasa Nusantara.

Pendapat lain mengatakan arti pantun adalah jenis puisi lama yang terdiri dari dua bagian penting yaitu sampiran dan isi, dimana sampiran terletak pada baris pertama dan kedua sedangkan isi pantun terletak pada bagian ketiga dan keempat. Pantun terdiri dari 4 larik, setiap larik terdiri dari 8-12 suku kata, memiliki irama silang (a-b-a-b), iramanya indah dan mengandung makna penting.

Ada banyak macam-macam pantun seperti pantun nasehat, pantun agama, pantun pendidikan, pantun jenaka, pantun teka-teki dan lain-lain. Apapun jenis-jenis pantun, tetap harus sesuai dengan struktur dan kaidah pantun itu sendiri.

Pengertian Pantun Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa itu pantun maka kita dapat merujuk pada pendapat para ahli berikut ini:

1. R. O. Winsted

Menurut R.O. Winsted, pengertian pantun adalah suatu rangkaian kata yang indah untuk melukiskan perasaan, kehangatan cinta, kasih sayang, rindu, dan dendam, yang terdapat di dalam diri penuturnya.

2. Herman J. Waluyo

Menurut Herman J. Waluyo (2005:32), arti pantun adalah puisi Melayu asli yang telah mengakar lama di dalam masyarakat Indonesia.

3. Kaswan Darmadi dan Rita Nirbaya

Menurut Kaswan Darmadi dan Rita Nirbaya (92008:77), pengertian pantuna adalah jenis puisi melayu yang setiap baitnya terdiri dari empat larik dan bersajak a-b-a-b, dimana larik pertama dan kedua berupa sampiran, sedangkan larik ketiga dan keempat merupakan isi pantun.

4. Edi Warsidi dan Farika

Menurut Edi Warsidi dan Farika (2008:89), pengertian pantun adalah jenis puisi lama yang telah dikenal luas dalam berbagai bahasa di Nusantara. Dalam bahasa Jawa, pantun disebut dengan Parikan, dalam bahasa Sunda pantun disebut dengan Paparikan, sedangkan dalam bahasa Batak pantun disebut dengan Umpasa.

5. Sutan Takdir Alisyahbana

Menurut Sutan Takdir Alisyahbana (2004:1), pantun adalah puisi lama yang telat dikenal oleh masyarakat Indonesia tempo dulu. Pantun terdiri dari empat larik, dan setiap larik terdiri dari 4-6 kata atau 8-12 suku kata, dimana baris pertama dan kedua merupakan sampiran sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan isi pantun.


Ciri-ciri Pantun

Jenis puisi lama yang asal bermula dari kata patuntun ini pada dasarnya diharapkan dapat menjadi penuntun hidup bagi orang yang mendengar maupun membacanya. Tidak hanya sekadar berisi nasihat dan imbauan, penyampaiannya pun memiliki cirri khas yang begitu kental, seperti berikut ini.

1. Tiap Bait Terdiri atas Empat Baris

ika prosa mengenal ada paragraf untuk tiap rangkaian kalimat yang berada dalam satu gagasan utama, jenis puisi lebih akrab menyebutnya sebagai bait. Tiap bait biasanya berisi untaian kata-kata yang berada dalam satu gagasan dan umumnya mempunyai ciri khas tersendiri bergantung jenis puisinya.

Khusus untuk pantun, puisi lama yang satu ini memiliki ciri khas kuat, yaitu tiap baitnya selalu terdiri atas empat baris. Barisan kata-kata pada pantun dikenal juga dengan sebutan larik.

2. 8-12 Suku Kata di Tiap Baris

Mulanya pantun cenderung tidak dituliskan, melainkan disampaikan secara lisan. Karena itulah, tiap baris pada pantun dibuat sesingkat mungkin, namun tetap padat isi. Oleh karena alasan inilah, tiap baris pada pantun umumnya terdiri atas 8—12 suku kata.

3. Memiliki Sampiran dan Isi

Salah satu keunikan pantun yang membuatnya menjadi begitu mudah diingat adalah jenis puisi lama yang satu ini tidak hanya padat berisi, melainkan juga memiliki pengantar yang puitis hingga terdengar jenaka. Pengantar tersebut biasanya tidak berhubungan dengan isi, namun menjabarkan tentang peristiswa ataupun kebiasaan yang terjadi di masyarakat. Pengantar isi pantun inilah yang kerap dikenal sebagai sampiran.

Untuk masalah penempatannya di dalam pantun, sampiran akan selalu berada di baris pertama dan kedua. Sementara itu, isi pantun menyusul di posisi baris ketiga sampai keempat.

4. Berima a-b-a-b

Rima atau yang juga biasa disebut dengan sajak adalah kesamaan bunyi yang terdapat dalam puisi. Biasanya, jenis-jenis puisi lama kental akan rima, termasuk dengan pantun. Khusus untuk pantun, jenis puisi yang satu ini memiliki ciri khas yang begitu kuat, yakni rimanya adalah a-b-a-b.

Yang dimaksud dengan rima a-b-a-b adalah ada kesamaan bunyi antara baris pertama dengan ketiga pantun dan baris kedua dengan baris keempat. Jadi, kesamaan bunyi pada pantun selalu terjadi antara sampiran dan isi.

Jenis-Jenis Pantun

Pantun dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Adapun jenis-jenis pantun adalah sebagai berikut:

1. Pantun Jenaka

Pantun jenaka adalah jenis pantung yang bertujuan untuk menghibur orang yang membaca atau mendengarnya.

contoh:

Ke pasar cermai membeli kacang polong

Jatuh di jalan di injak petani

Jika tidak ingin menjadi ompong

Janganlah malas menyikat gigi

 

Jalan-jalan ke pantai cemara

Melihat nelayan berkacamata

Masa muda jangan banyak tertawa

Nanti gigi garing tak tersisa


Sajadah hitam harum baunya

Dipakai selalu untuk alas berdoa

Jatuh terpental tiada rasa

Malu sendiri akibatnya

 

Burung gagak terbang perkasa

Mengitari langit tiada batasnya

Melihat mantan bahagia

Bergandengan dengan pacar barunya

 

Rambut berantakan tak pernah di sisir

Orang melihat tertawa kesenangan

Pengangguran berserakan seperti pasir

Kurang usaha dan keterampilan

2. Pantun Anak

Pantun anak adalah jenis pantun yang berhubungan dengan anak dan bertujuan untuk membuat anak senang serta memberikan pendidikan bagi anak.

Contoh:

Kelinci kecil berlari-lari

Ditengah taman penuh bunga

Mendengar musik mari menari

Bersama teman penuh suka cita

 

Burung merpati burung cendrawasih

Hinggap di ranting rumah pak badu

Bersama adik bertukar kasih

Hidup bahagia tentram selalu

 

Angin sejuk di malam hari

Silir berganti meniupi apa saja

Ayah dan ibu memberi hati

Anak balas memberi segalanya

 

Anak manis cantik berdandan

Duduk sendiri sambil mengadu

Bermain komedi putar bersama teman

Sangat asik sampai lupa waktu

 

Durian runtuh nikmat rasanya

Dimakan bersama di tepi pantai

Liburan itu perlu tampaknya

Agar pikiran menjadi santai

 

Kucing sembunyi di dalam karung

Tak tahan dengan busuknya bau

Adik lucu berhidung mancung

Tertawa geli di goda ibu

3. Pantun Nasehat

Pantun nasehat adalah jenis pantun yang isinya memberikan anjuran, himbauan, atau pesan moral kepada seseorang atau khalayak.

Contoh:

Pergi belanja ke pasar Wijahan

Tidak lupa membeli kedondong masam

Jagalah selalu kebersihan lingkungan

Agar hidup sehat nan tentram


Nenekku ahli meramu jamu

Dibuatnya ramuan dari resep rahasia

Janganlah kau bosan menuntut ilmu

Agar hidup tetap berguna sampai tua


Setiap pagi bunga ku rangkai

Di pot bunga agar terlihat mata

Jangan kau suka membuang sampah ke sungai

Nanti bisa meluap dan banjir akibatnya

 

Membuat manisan dari buah salak

Dijual dengan macam-macam harga

Jadi anak berbaktilah pada ibu bapak

Agar kelak bisa masuk surga


Kelinci kecil berwarna abu

Berlari-lari dengan ceria

Teruslah menuntut ilmu

Agar bahagia di masa tua

4. Pantun Teka-Teki

Pantun teka-teki adalah jenis pantun yang berisi pertanyaan dimana tujuannya untuk hiburan dan mengakrabkan orang-orang yang berinteraksi melalui pantun tersebut.

Contoh:

Terendak bentan lalu dibeli
Untuk pakaian, saya turun ke sawah
Kalaulah tuan bijak bestari
Apa binatang kepala di bawah?

Pergi ke desa memakai batik
Berjalan-jalan menyusuri sawah
Apa benda yang akan naik
Ketika air jatuh ke bawah?

Alpukat enak buahnya,

kalau makan tak lupa kasih gula.

Jika engkau tahu jawabannya,

Binatang apa yang ekornya di Kepala?


Jalan-jalan bertemu ketam,

karena takut ku lempar batu.

Hewan apa yang darahnya hitam?

kakinya banyak badannya satu?


Ke goa mencari batu bertuah,

ketemunya malah kunang-kunang.

Memiliki belalai tapi bukan gajah,

hobi berdengung tapi bukan kumbang.


5. Pantun Kepahlawanan

Pantun kepahlawanan adalah jenis pantun yang isinya berisi semangan kepahlawanan.

Contoh:

Baju pengemis tampak lusuh

Orang berlomba kalah telak

Tak pernah niat mencari musuh

Musuh datang jangan di tolak

 

Di dalam karung ada kucing

Mati tewas tak bernyawa

Hanya bermodal bambu runcing

Untuk membela negara tercinta

 

Rambut hitam anggun rupanya

Sehalus bulu burung merpati

Hidup mati untuk negara

Ikhlas hati jikalau mati

 

Seperti macan dari lisan

Jangan sampai membuat luka

Mari hargai jasa pahlawan

Rela mati membela bangsa

 

Jaring yang rusak dimana-mana

Oleh nelayan langsung dibuang

Meski hanya tinggal nama

Perjuanganmu akan tetap dikenang

6. Pantun Berkasih sayang

Pantun berkasih sayang adalah jenis pantun yang berhubungan dengan kasih sayang antara muda-mudi dan merupakan cara untuk menyampaikan perasaan seseorang kepada orang yang disukainya.

Contoh:

Indahnya pelangi di sore hari

Datang setelah badai

Cantik anggun rambut terurai

Selalu terkenang di dalam hati

 

Tampak cerah mentari pagi

Bersinar menerangi jagat raya

Hanya padamulah ku sandarkan hati

Jaga setia abadi selamanya

 

Lukisan indah terpampang di dinding

Menjadi sorotan banyak kalangan

Maukah kau ku ajak bersanding

Melewati bahtera kehidupan

 

Mawar merah mekar di taman

Semerbak mewangi aromanya

Janji setia seorang teman

Menjadi obat pelipur lara

 

Senja yang indah di sore hari

Tampak eksotis memikat hati

Kaulah bidadari yang ku nanti

Menemani ku sampai mati

 

7. Pantun Agama

Pantun agama adalah jenis pantun yang isinya membahas tentang hubungan manusia dengan penciptanya. Pantun ini biasanya berisi nasihat dan pesan moral sesuai dengan nilai-nilai agama tertentu.

Contoh:

Mahkota raja di ikat tali

Dilempar ratu kedalam kali

Tahta harta boleh kau cari

Tapi ingat tak di bawa mati

 

Bawa koran dari mekaki

Dari malam berlari-lari

Baca quran setiap hari

Gundah hilang tentramnya hati

 

Berjalan sendiri di malam hari

Bersama angin tetap ceria

Amalkan sunah dari para nabi

Hidup berkah penuh bahagia

 

Si manis beo hobinya terbang

Terbang gesit membawa angan

Bergaullah dengan orang sabar

Agar pahala dilipatgandakan

 

Berdoa dengan ikhlas agar terkabul

Heti tentram dan bermanfaat

Cintailah nabi dan rosul

Agar di akhirat mendapat syafaat


SEKIAN DULU YA......SEMOGA  DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA....BYE 
TAMAT 


Sunday, May 3, 2020

Cara Membuat Naskah Pidato

May 03, 2020
Pidato merupakan suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak atau khalayak umum. pidato yang baik dapat memberikan kesan positif kepada pendengar. contoh dari pidato yaitu pidato peringatan hari pendidikan, pidato penyambutan sebuah event atau acara, dll.
fungsi dari pidato itu sendiri adalah untuk mempermudah komunikasi kita dengan orang lain, dan dapat menciptakan suasana yang kondusif dimana hanya perlu 1 oarang untuk berbicara atau berpidato.

Ada beberapa tahap yang harus dilakukan dalam menulis naskah pidato yaitu Memilih Subjek dan Membatasi Tujuan Umum Pidato
  1. Membatasi subjek untuk mencocokkan waktu yang tersedia, menjaga kesatuan dan kepaduan pidato
  2. Menyusun ide pokok menurut tahap-tahap urutan alur dasar pidato (perhatian, kebutuhan, kepuasan, dan lain-lain) atau menurut salah satu pola organisasi.
  3. Memasukkan dan menyusun submateri yang berhubungan di setiap pokok.
  4. Mengisi materi pendukung yang memperkuat atau membuktikan ide.
  5. Memeriksa draft kasar, untuk meyakinkan bahwa subjek telah cukup terekam dan mencerminkan tujuan khusus pidato.


Read more https://ruangguruku.com/cara-menulis-naskah-pidato/
Ada beberapa tahap yang harus dilakukan dalam menulis naskah pidato yaitu Memilih Subjek dan Membatasi Tujuan Umum Pidato
  1. Membatasi subjek untuk mencocokkan waktu yang tersedia, menjaga kesatuan dan kepaduan pidato
  2. Menyusun ide pokok menurut tahap-tahap urutan alur dasar pidato (perhatian, kebutuhan, kepuasan, dan lain-lain) atau menurut salah satu pola organisasi.
  3. Memasukkan dan menyusun submateri yang berhubungan di setiap pokok.
  4. Mengisi materi pendukung yang memperkuat atau membuktikan ide.
  5. Memeriksa draft kasar, untuk meyakinkan bahwa subjek telah cukup terekam dan mencerminkan tujuan khusus pidato.


Read more https://ruangguruku.com/cara-menulis-naskah-pidato/
Ada beberapa tahap yang harus dilakukan dalam menulis naskah pidato yaitu Memilih Subjek dan Membatasi Tujuan Umum Pidato
  1. Membatasi subjek untuk mencocokkan waktu yang tersedia, menjaga kesatuan dan kepaduan pidato
  2. Menyusun ide pokok menurut tahap-tahap urutan alur dasar pidato (perhatian, kebutuhan, kepuasan, dan lain-lain) atau menurut salah satu pola organisasi.
  3. Memasukkan dan menyusun submateri yang berhubungan di setiap pokok.
  4. Mengisi materi pendukung yang memperkuat atau membuktikan ide.
  5. Memeriksa draft kasar, untuk meyakinkan bahwa subjek telah cukup terekam dan mencerminkan tujuan khusus pidato.


Read more https://ruangguruku.com/cara-menulis-naskah-pidato/
ada beberapa tahap yang harus diperhatikan dalam penulisan naskah atau teks pidato:

1.membatasi subjek untuk mencocokkan waktu yang tersedia, menjaga kesatuan dan kepaduan pidato
2.menyusun ide pokok menurut tahap-tahap urutan alur dasar pidato.
3.memasukkan dan menyusun submateri yang berhubungan di setiap pokok.
4.mengisi materi pendukung yang memperkuat atau membuktikan ide.
5.memeriksa draft kasar, untuk meyakinkan bahwa subjek telah cukup terekam dan mencerminkan tujuan khusu pidato.

untuk membuat naskah atau teks pidato yang baik dan benar, kita perlu memperhatikan stuktur atau sistematikanya dengan benar. berikut adalah cara membuat naskah pidato dengan susunan yang benar:

Pembukaan

a. Salam pembuka
Contohnya : Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh, salam sejahtera bagi kita semua.

b. Ucapan Penghormatan 
 Dalam mengucapkan penghormatan, biasanya dimulai dari orang yang dianggap paling penting.
Contohnya:
Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah
Yang terhormat Bapak/Ibu guru
Yang terhormat para tamu undangan
dan teman-teman yang saya cintai 

c. Ucapan Syukur dan Terima Kasih
Contohnya : Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita dapat bertemu dalam acara ini dalam keadaan sehat. Terima kasih atas kesempatan yang telah anda berikan kepada saya untuk menyampaikan pidato tentang”…”.

Isi Pidato

Bagian isi ini merupakan bagian inti dari pidato yang akan disampaikan. Agar lebih mudah dimengerti oleh pendengar maka diperlukan penanda seperti “pertama….”, “kedua…” dan seterusnya.

Penutup Pidato

Dalam penutup pidato berisi tentang simpulan pendek dari uraian yang telah disampaikan, permintaan maaf jika ada kesalahan yang tidak atau disengaja, dan salam penutup.
Contohnya:
Hadirin yang saya hormati,
Demikian pidato yang dapat saya sampaikan, apabila ada ata-kata yang salah baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja saya mohon maaf. Terima kasih atas perhatian anda. Saya akhiri, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
 

Ciri-Ciri Pidato Yang Baik

  • Memiliki tujuan yang jelas
  • Isinya mengandung kebenaran
  • Menciptakan suasana efektif dengan pendengar
  • Cara penyampaian jelas, menarik dan sesuai dengan pendengar
  • Menggunakan intonasi, artikulasi, volume yang jelas.

Kriteria Berpidato Yang Baik

  • Isi pidato yang akan disampaikan memiliki kesesuaian dengan tema kegiatan atau acara yang berlangsung.
  • Isi Pidato bersifat menggugah dan bermanfaat, benar, objektif dan jelas serta tidak menimbulkan pertentangan
  • Bahasa yang digunakan santun, rendah hati, bersahabat, jelas dan mudah dipahami oleh pendengar.

Persiapan Pidato

  • Mengetahui tentang latar belakang pendidikan dan wawasan pendengar secara umum
  • Mengetahui tema acara
  • Mengetahui durasi lama waktu pidato
  • Menyusun kata-kata agar lebih mudah dipahami pendengar.

 CONTOH PIDATO


Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Salam sejahtera
Yth. Bapak dan Ibu Dosen Pembimbing, serta teman-teman yang saya cintai

Selamat Pagi,
Marilah kita bersama-sama memanjatkan syukur kepada Tuhan, karena pada pagi hari yang cerah ini kita bisa berkumpul bersama di tempat ini.
Teman-teman yang saya kasihi, kita ketahui bahwa lingkungan merupakan tempat hidup bagi semua makhluk hidup. Oleh karena itu kita harus menjaga kelestarian lingkungan kita agar kita dapat hidup dengan nyaman. Salah satu cara menjaga kelestarian lingkungan adalah menjaga kebersihannya. Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari hal-hal yang kecil, tetapi terkadang sangat sulit dilakukan oleh kita. Contohnya adalah membuang sampah pada tempatnya.
Agar kita bisa menjaga kebersihan lingkungan kita, terlebih dahulu kita harus mengetahui definisi dari kebersihan lingkungan. Kebersihan lingkungan adalah suatu keadaan dimana lingkungan tersebut layak untuk ditinggali manusia, dimana keadaan kesehatan manusia secara fisik dapat terjaga.
Saat ini kesadaran untuk menjaga kebersihan di kalangan kita sebagai seorang murid sangatlah kurang. Dilihat dari lingkungan sekolah kita yang masih terdapat sampah yang berserakan, entah sampah plastik makanan-minuman, atau kertas. Padahal tempat sampah yang disediakan sekolah sudah memadai. Di setiap sudut sekolah terdapat tempat sampah, di dalam kelas pun terdapat tempat sampah. Namun tidak adanya kesadaran dari kita untuk membuang sampah pada tempatnya sebagai wujud menjaga kebersiahan lingkungan sekolah kita.
Selain membuang sampah pada tempatnya, kita juga dapat menjalankan piket kelas sebagai aksi menjaga kebersihan lingkungan di lingkup sekolahan. Dan biasakan memilah sampah sesuai dengan kelompoknya sebelum dimasukkan ke tempat sampah.
Jenis sampah dibedakan menjadi 3, yaitu:
1. Sampah Basah yaitu sampah yang mudah terurai dan membusuk,
contoh; sisa makanan, sayur dan buah2an, sampah kebuh dan sampah dapur.
2. Sampah Kering yaitu sampah yang tidak bisa membusuk dan terurai secara alamiah,
contoh: kertas, kardus, plastik, tekstil, karet, kaca, kaleng, dll
3. Sampah B3 (Bahan Berbahaya & Beracun) yaitu sampah beracun dan reaktif yang sangat membahayakan kesehatan dan kehidupan organisme antara lain, baterai, cat, pestisida, sampah rumah sakit, dll.
Tetapi tempat sampah yang biasa disediakan hanya 2 jenis, yaitu sampah basah dan sampah kering.
Saat ini kita harus disadarkan untuk menjaga kebersihan lingkungan kita, karena akibat dari kurangnya menjaga kebersihan lingkungan dapat membuat bencana bagi kita, seperti banjir dan wabah penyakit. Dan masalah utama kita saat ini adalah Global Warming atau pemanasan global. Oleh karena itu harus timbul kesadaran dari setiap pribadi kita untuk menjaga kebersihan lingkungan kita. Agar kelak, tidak ada bencana yang menimpa kehidupan kita akibat dari kurangnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
Sebagai penutup, saya hanya ingin menyampaikan pesan dari pidato saya dengan menyampaikan sebuah pepatah. Kebersihan adalah sebagian dari iman. Dengan ini saya berharap teman-teman peduli dan sadar dengan pentingnya menjaga kebersiahan
Sekian pidato dari saya, mohon maaf jika ada salah kata.
Terimakasih dan selamat pagi.
  

SEKIAN DULU YA......SEMOGA  DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA....BYE 
TAMAT