Tuesday, June 2, 2020
Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 KTSP
Monday, May 25, 2020
Soal Latihan Bahasa Indonesia Kelas 10 KTSP
Kamu setuju nggak kalau pelajaran bahasa Indonesia itu, menjadi salah satu pelajaran yang cukup sulit? Emang sih bahasa Indonesia itu bahasa yang selalu kita gunakan sehari-hari. Tapi tapi tapiiiii, sering kali bahasa yang kita gunakan itu nggak efektif, atau nggak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia itu indah banget lho kalau kita bisa menguasainya dengan benar. Dengan menguasai bahasa Indonesia dengan baik dan benar, kita jadi bisa membuat karangan-karangan cerita yang bagus dan menarik.
Yaa mungkin aja kamu ada yang mau jadi seperti sastrawan-sastrawan kita. Bisa bikin puisi yang indah, cerita fiksi yang enak dibaca dan imajinatif, atau cerita-cerita dalam bentuk lainnya.
Nah untuk menguasai bahasa Indonesia, kita harus banyak-banyak latihan nih. Apalagi kalau mau ujian akhir sekolah. Lewat artikel latihan soal ini, kita belajar dan berlatih menjawab soal-soal bahasa Indonesia yuk.
ini adalah beberapa soal untuk kelas 10 kurikulum KTSP, dan salnya bisa download di bawah ini:
Saturday, May 23, 2020
BERITA: Pengertian, Jenis, dan Bagian-bagiannya
Penyampaian berita harus terdapat unsur-unsur berikut ini:
- What, apa yang terjadi dalam suatu peristiwa?
- Who, siapa yang terlibat dalam peristiwa tersebut?
- Where, di mana peristiwa tersebut terjadi?
- When, kapan peristiwa tersebut terjadi?
- Why, mengapa peristiwa tersebut terjadi?
- How, bagaimana proses terjadinya peristiwa tersebut?
Dalam pembuatannya, berdasarkan pengertian berita yang sudah dijelaskan di atas, sebuah berita yang baik harus memenuhi syarat pembuatan berita yang baik. Berita yang baik adalah berita yang memenuhi kode etik dalam jurnalistik yang sudah memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.
Berdasarkan fakta
Informasi dalam berita yang disampaikan haruslah sesuai fakta yang sesungguhnya terjadi di lapangan. Berita tidak boleh dibuat berdasarkan karangan atau cerita fiktif.
Aktual
Artinya, informasi dalam berita yang disampaikan adalah informasi terkini atau terbaru. Hal ini bisa dibuktikan dengan jarak waktu antara berita disiarkan dengan kejadian yang diberitakan tidak berbeda terlalu jauh.
Berimbang
Dalam berita, informasi yang disampaikan tidak hanya harus berupa fakta namun juga berimbang. Berimbang maksudnya, fakta atau informasi yang disampaikan adalah informasi yang sebenarnya serta tidak memihak maupun memojokkan salah satu pihak. Dengan begitu masyarakat yang membaca atau melihat juga tidak akan terpengaruh.
Lengkap
Unsur terakhir yang harus ada dalam sebuah berita adalah lengkap. Artinya setiap informasi dalam berita harus disajikan secara lengkap, tidak ada yang disembunyikan atau dikurangi. Dengan begitu masyarakat atau khalayak luas yang membaca atau mendengarkan berita tidak menjadi bingung atas informasi yang disampaikan.
Struktur Bagian Berita
Secara umum, di dalam berita terdapat beberapa bagian yang menyusunnya menjadi satu kesatuan. Adapun struktur bagian berita adalah sebagai berikut:
- Headline, lebih kita kenal dengan judul berita yang berguna sebagai informasi awal tentang peristiwa yang diberitakan.
- Deadline, biasanya terdiri dari nama media, tempat peristiwa, dan tanggal peristiwa. Tujuan adanya deadline adalah untuk menjelaskan nama media serta tempat dan tanggal peristiwa yang diberitakan.
- Lead, lebih kita kenal dengan teras berita yang merupakan intisari dari suatu berita.
- Body, lebih dikenal dengan badan berita yang isinya menjelaskan peristiwa dengan bahasa yang ringkas, padat, dan jelas.
Jenis-Jenis Berita
Dalam dunia jurnalistik, berita dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Mengacu pada pengertian berita di atas, adapun jenis-jenis berita adalah sebagai berikut:
1. Straight News
Pengertian berita langsung (straight news) adalah suatu berita yang ditulis secara singkat dan lugas. Pada umumnya halaman depan surat kabar menggunakan berita langsung.
Jenis berita langsung dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu:
- Hard News; berita yang berisi informasi mengenai peristiwa khusus yang terjadi secara tiba-tiba. Dengan kata lain, informasi yang disampaikan sangat penting untuk segera diketahui khalayak.
- Soft News; berita yang berisi informasi pendukung dan nilainya di bawah hard news.
2. Depth News
Pengertian berita mendalam (dept news) adalah suatu berita yang mengalami pengembangan dengan mendalami berbagai hal yang terdapat di dalam informasi dasar.
3. Investigation News
Berita investigasi adalah berita yang mengalami pengembangan berdasarkan hasil penelitian atau penyelidikan dari berbagai sumber informasi.
4. Interpretative News
Interpretativ news adalah suatu berita yang dikembangkan dengan disertai penelitian dan pendapat dari penulis atau reporternya.
5. Opinion News
Berita opini adalah suatu berita yang menyampaikan informasi berdasarkan pendapat seseorang tentang sesuatu hal. Pada umumnya, pendapat tersebut berasal dari seorang ahli, cendekiawan, atau pejabat.
Itulah penjelasan ringkas mengenai pengertian berita, ciri-ciri, syarat, unsur, serta beberapa jenis berita. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.
Friday, May 22, 2020
Kalimat Majemuk : Pengertian, Jenis dan Ciri-cirinya
Untuk menandai antarklausa, biasanya yang bersifat penggabungan akan ditemukan keberadaan kata hubung (konjungsi). Namun, teman-teman mungkin juga tidak menemukan keberadaan kongjungsi di sebuah kalimat majemuk yang sifatnya perluasan.

Ciri Ciri Kalimat Majemuk
Untuk mempermudah kita dalam mengenal kalimat majemuk, kita perlu memperhatikan karakteristik yang ada didalamnya, yaitu sebagai berikut :
- Kalimat ini mengandung lebih dari satu subjek dan terdapat satu predikat.
- Adanya penggabungan ataupun perluasan didalam kalimat ini.
- Penggabungan tersebut akan menghasilkan sebuah pola kalimat yang baru.
- Pola kalimat yang terdapat didalam kalimat ini terdiri dari induk kalimat dan anak kalimat.
- Antar klausa akan dihubungkan dengan kata penghubung (konjungsi).
Macam Macam Kalimat Majemuk
Setelah kita melihat definisi dan ciri-cirinya, kalian juga harus mengetahui macam-macam kalimat majemuk itu apa saja, oleh sebab itu yuk simak penjabaran dibawah ini :
1. Kalimat Majemuk Setara
Melihat dari namanya—‘setara’—apakah yang terlintas di benakmu? Setara berarti sejajar (sama tingginya dan sebagainya), sama tingkatnya (kedudukan dan sebagainya), sebanding, sepadan, dan seimbang.
Nah, kalimat majemuk setara adalah sebutan bagi kalimat majemuk dengan klausa-klausa penyusun yang berkedudukan setara alias sederajat. Hubungan di antara klausa-klausa tersebut bersifat koordinatif. Karena itu, setiap klausa dapat pula berdiri sendiri sebagai kalimat.
Kata sambung yang biasa digunakan ialah: dan, ketika, lalu, sebelum, sedangkan, setelah, dan lain-lain.
Kalimat majemuk setara juga dapat dibedakan menjadi tiga jenis, lho. Berikut penjelasan beserta dengan contohnya.
-
Kalimat majemuk setara sejalan
Adik sedang tidur. Kakak sedang mengerjakan tugas.
Adik sedang tidur ketika kakak sedang mengerjakan tugas.
-
Kalimat majemuk setara berlawanan
Si sulung selalu bangun pagi. Si bungsu selalu bangun terlambat.
Si sulung selalu bangun pagi, sedangkan si bungsu selalu bangun terlambat.
-
Kalimat majemuk setara sebab akibat
Dilan memasak air. Dilan menyeduh kopi kesukaannya.
Dilan menyeduh kopi kesukaannya setelah memasak air.
2. Kalimat Majemuk Rapatan
Hmm, apa sih yang dimaksud dengan kata ‘rapatan’ di sini? Jangan-jangan, kamu malah mengingat sopir angkot yang menyuruh penumpangnya duduk rapat-rapat, lagi?
Tapi tidak sepenuhnya salah, lho. Kalimat majemuk rapatan merupakan kalimat majemuk yang terdiri dari beberapa kalimat tunggal yang digabungkan menjadi satu tanpa menyebutkan kata-kata yang sama.
Dalam kalimat majemuk rapatan, klausa yang digabung dipisahkan dengan tanda baca koma (,). Kata sambung yang biasa digunakan ialah: dan, juga, serta, dan lain-lain.
Contoh:
Cecep membeli komik. Cecep membeli alat tulis. Cecep membeli kamus.
Cecep membeli komik, alat tulis, dan kamus.
3. Kalimat Majemuk Bertingkat
Setelah mengetahui kalimat majemuk setara dengan klausa yang punya kedudukan sama, kini kamu akan mengenal lawannya—kalimat majemuk bertingkat.
Berbeda dengan kalimat majemuk setara, klausa-klausa dalam kalimat majemuk bertingkat memiliki kedudukan yang tidak sederajat. Jadi, kamu akan dapat menemukan induk kalimat dan anak kalimat di dalamnya.
Berbeda pula dengan kalimat majemuk setara dan rapatan dengan klausa-klausa yang dapat berdiri menjadi kalimat sendiri, klausa dalam kalimat majemuk bertingkat yang berperan sebagai anak kalimat tidak dapat berdiri sendiri. Bila berdiri sendiri, anak kalimat tidak akan memiliki arti.
Ada beberapa jenis kalimat majemuk bertingkat berdasarkan kata sambungnya, yaitu:
-
Kalimat majemuk hubungan syarat
(kata sambung: apabila, asalkan, jika, dan lain-lain)
Saya akan dengan senang hati membantumu jika kamu bersungguh-sungguh.
-
Kalimat majemuk hubungan tujuan
(kata sambung: agar, supaya, dan lain-lain)
Beni melancarkan rayuannya agar hati Milea luluh.
-
Kalimat majemuk hubungan sebab akibat
(kata sambung: karena, sehingga, dan lain-lain)
Ucup belum punya pacar karena tidak percaya diri.
-
Kalimat majemuk konsensip
(kata sambung: meskipun, walaupun, dan lain-lain)
Meskipun belum lulus sekolah, Dimas sudah harus mencari uang.
-
Kalimat majemuk hubungan perbandingan
(kata sambung: daripada, ibarat, dan lain-lain)
Ijah lebih suka menonton film action daripada film romantis.
4. Kalimat Majemuk Campuran
Tipe terakhir ini adalah kalimat majemuk yang terdiri dari gabungan kalimat majemuk setara atau kalimat majemuk rapatan dengan kalimat majemuk bertingkat.
Di dalam kalimat majemuk campuran, kamu akan menemukan beberapa kalimat tunggal. Karena terdiri atas gabungan yang cukup rumit, maka jangan heran kalau kamu akan menjumpai lebih dari satu kata sambung.
Contoh:
Bapak sedang tidur ketika saya pulang. Bapak masih tidur padahal sudah pukul 3 sore.
Bapak masih tidur ketika saya pulang, padahal sudah pukul 3 sore.
FAKTA DAN OPINI : Pengertian, Ciri-ciri, dan Beserta Contohnya
Lalu, apa sih pengertian dari masing-masing kata tersebut, apa perbedaan dari fakta dan opini serta bagaimana kita dapat memahaminya dalam contoh sederhana?. Nah, diartikel singkat ini kita akan membahas apa itu pengertian, perbedaan serta contoh kalimat fakta dan juga opini.
Pengertian Fakta dan Opini
Fakta adalah pernyataan yang menampilkan situasi riil dari sebuah masalah ataupun kejadian. Karena hal inilah, bisa dikatakan bahwa kebenaran sebuah fakta sudah teruji. Di dalam fakta, tidak ada lagi pendapat antara orang yang satu ataupun yang lain. Yang ada hanyalah situasi nyata yang memang telah terbukti dan terverifikasi. Sementara itu, banyak juga pendapat yang mengemukakan tentang arti sebuah opini. Salah satunya adalah Leonardo W. Dood via Sumirat (2004) yang menyatakan, opini adalah suatu sikap atau pendapat seseorang mengenai sebuah persoalan ataupun keadaan yang pernah maupun sedang terjadi. Opini antara satu orang dengan orang lainnya cenderung tidak sama sebab dipengaruhi pola pikir, pengetahuan, serta lingkungannya dalam menanggapinya situasi ataupun persoalan tersebut.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta dan Opini: Arti dan Ciri-cirinya", https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/13/080000869/fakta-dan-opini--arti-dan-ciri-cirinya?page=all.
Penulis : Ari Welianto
Editor : Ari Welianto
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta dan Opini: Arti dan Ciri-cirinya", https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/13/080000869/fakta-dan-opini--arti-dan-ciri-cirinya?page=all.
Penulis : Ari Welianto
Editor : Ari Welianto
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta dan Opini: Arti dan Ciri-cirinya", https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/13/080000869/fakta-dan-opini--arti-dan-ciri-cirinya?page=all.
Penulis : Ari Welianto
Editor : Ari Welianto
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta dan Opini: Arti dan Ciri-cirinya", https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/13/080000869/fakta-dan-opini--arti-dan-ciri-cirinya?page=all.
Penulis : Ari Welianto
Editor : Ari Welianto
Ciri-Ciri Kalimat Fakta
kalimat fakta dan opini memiliki ciri-ciri sebagai identitasnya
berikut ciri-ciri kalimat fakta:
- Memiliki data akurat
- Bersifat obyektif
- Benar-benar terjadi
- Mengandung pendapat pribadi atau orang lain
- Bersifat subyektif
- Punya kata yang besifat relatif
- Telah terjadi banjir di Jakarta Utara yang menyebabkan korban tewas sebanyak 14 orang.
- Tadi malam Liverpool berhasil menang 2-0 atas Chelsea lewat gol yang dicetak oleh Steven Gerrard dan Luis Suarez.
- Evan Dimas berhasil menjadi pemain terbaik dalam kompetisi Piala AFC 2014 di Myanmar.
- Kuota Haji Indonesia untuk tahun ini resmi dikurangi sebesar 50.000 orang.
- NOAH terpilih sebagai band terbaik di AMI Awards 2013.
- Ketoprak adalah makanan paling enak di Indonesia.
- Permainan Paulo Sitanggang malam ini sangat bagus.
- Dia adalah wanita yang paling cantik menurutku.
- Andi menilai bahwa keberhasilan Agnes Monica sebagai penyanyi internasional adalah berkat keberaniannya.
- Perjalanan dari Bandung menuju Jakarta membutuhkan waktu yang sangat lama.
Pengertian Pantun Dan Macam-macam Jenisnya
Pengertian Pantun Menurut Para Ahli
Agar lebih memahami apa itu pantun maka kita dapat merujuk pada pendapat para ahli berikut ini:
1. R. O. Winsted
Menurut R.O. Winsted, pengertian pantun adalah suatu rangkaian kata yang indah untuk melukiskan perasaan, kehangatan cinta, kasih sayang, rindu, dan dendam, yang terdapat di dalam diri penuturnya.
2. Herman J. Waluyo
Menurut Herman J. Waluyo (2005:32), arti pantun adalah puisi Melayu asli yang telah mengakar lama di dalam masyarakat Indonesia.
3. Kaswan Darmadi dan Rita Nirbaya
Menurut Kaswan Darmadi dan Rita Nirbaya (92008:77), pengertian pantuna adalah jenis puisi melayu yang setiap baitnya terdiri dari empat larik dan bersajak a-b-a-b, dimana larik pertama dan kedua berupa sampiran, sedangkan larik ketiga dan keempat merupakan isi pantun.
4. Edi Warsidi dan Farika
Menurut Edi Warsidi dan Farika (2008:89), pengertian pantun adalah jenis puisi lama yang telah dikenal luas dalam berbagai bahasa di Nusantara. Dalam bahasa Jawa, pantun disebut dengan Parikan, dalam bahasa Sunda pantun disebut dengan Paparikan, sedangkan dalam bahasa Batak pantun disebut dengan Umpasa.
5. Sutan Takdir Alisyahbana
Menurut Sutan Takdir Alisyahbana (2004:1), pantun adalah puisi lama yang telat dikenal oleh masyarakat Indonesia tempo dulu. Pantun terdiri dari empat larik, dan setiap larik terdiri dari 4-6 kata atau 8-12 suku kata, dimana baris pertama dan kedua merupakan sampiran sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan isi pantun.
Ciri-ciri Pantun
Jenis puisi lama yang asal bermula dari kata patuntun ini pada dasarnya diharapkan dapat menjadi penuntun hidup bagi orang yang mendengar maupun membacanya. Tidak hanya sekadar berisi nasihat dan imbauan, penyampaiannya pun memiliki cirri khas yang begitu kental, seperti berikut ini.
1. Tiap Bait Terdiri atas Empat Baris
Khusus untuk pantun, puisi lama yang satu ini memiliki ciri khas kuat, yaitu tiap baitnya selalu terdiri atas empat baris. Barisan kata-kata pada pantun dikenal juga dengan sebutan larik.
2. 8-12 Suku Kata di Tiap Baris
Mulanya pantun cenderung tidak dituliskan, melainkan disampaikan secara lisan. Karena itulah, tiap baris pada pantun dibuat sesingkat mungkin, namun tetap padat isi. Oleh karena alasan inilah, tiap baris pada pantun umumnya terdiri atas 8—12 suku kata.
3. Memiliki Sampiran dan Isi
Salah satu keunikan pantun yang membuatnya menjadi begitu mudah diingat adalah jenis puisi lama yang satu ini tidak hanya padat berisi, melainkan juga memiliki pengantar yang puitis hingga terdengar jenaka. Pengantar tersebut biasanya tidak berhubungan dengan isi, namun menjabarkan tentang peristiswa ataupun kebiasaan yang terjadi di masyarakat. Pengantar isi pantun inilah yang kerap dikenal sebagai sampiran.
Untuk masalah penempatannya di dalam pantun, sampiran akan selalu berada di baris pertama dan kedua. Sementara itu, isi pantun menyusul di posisi baris ketiga sampai keempat.
4. Berima a-b-a-b
Rima atau yang juga biasa disebut dengan sajak adalah kesamaan bunyi yang terdapat dalam puisi. Biasanya, jenis-jenis puisi lama kental akan rima, termasuk dengan pantun. Khusus untuk pantun, jenis puisi yang satu ini memiliki ciri khas yang begitu kuat, yakni rimanya adalah a-b-a-b.
Yang dimaksud dengan rima a-b-a-b adalah ada kesamaan bunyi antara baris pertama dengan ketiga pantun dan baris kedua dengan baris keempat. Jadi, kesamaan bunyi pada pantun selalu terjadi antara sampiran dan isi.
Jenis-Jenis Pantun
Pantun dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Adapun jenis-jenis pantun adalah sebagai berikut:
1. Pantun Jenaka
Pantun jenaka adalah jenis pantung yang bertujuan untuk menghibur orang yang membaca atau mendengarnya.
contoh:
Ke pasar cermai membeli kacang polong
Jatuh di jalan di injak petani
Jika tidak ingin menjadi ompong
Janganlah malas menyikat gigi
Jalan-jalan ke pantai cemara
Melihat nelayan berkacamata
Masa muda jangan banyak tertawa
Nanti gigi garing tak tersisa
Sajadah hitam harum baunya
Dipakai selalu untuk alas berdoa
Jatuh terpental tiada rasa
Malu sendiri akibatnya
Burung gagak terbang perkasa
Mengitari langit tiada batasnya
Melihat mantan bahagia
Bergandengan dengan pacar barunya
Rambut berantakan tak pernah di sisir
Orang melihat tertawa kesenangan
Pengangguran berserakan seperti pasir
Kurang usaha dan keterampilan
2. Pantun Anak
Pantun anak adalah jenis pantun yang berhubungan dengan anak dan bertujuan untuk membuat anak senang serta memberikan pendidikan bagi anak.
Contoh:
Kelinci kecil berlari-lari
Ditengah taman penuh bunga
Mendengar musik mari menari
Bersama teman penuh suka cita
Burung merpati burung cendrawasih
Hinggap di ranting rumah pak badu
Bersama adik bertukar kasih
Hidup bahagia tentram selalu
Angin sejuk di malam hari
Silir berganti meniupi apa saja
Ayah dan ibu memberi hati
Anak balas memberi segalanya
Anak manis cantik berdandan
Duduk sendiri sambil mengadu
Bermain komedi putar bersama teman
Sangat asik sampai lupa waktu
Durian runtuh nikmat rasanya
Dimakan bersama di tepi pantai
Liburan itu perlu tampaknya
Agar pikiran menjadi santai
Kucing sembunyi di dalam karung
Tak tahan dengan busuknya bau
Adik lucu berhidung mancung
Tertawa geli di goda ibu
3. Pantun Nasehat
Pantun nasehat adalah jenis pantun yang isinya memberikan anjuran, himbauan, atau pesan moral kepada seseorang atau khalayak.
Contoh:
Pergi belanja ke pasar Wijahan
Tidak lupa membeli kedondong masam
Jagalah selalu kebersihan lingkungan
Agar hidup sehat nan tentram
Nenekku ahli meramu jamu
Dibuatnya ramuan dari resep rahasia
Janganlah kau bosan menuntut ilmu
Agar hidup tetap berguna sampai tua
Setiap pagi bunga ku rangkai
Di pot bunga agar terlihat mata
Jangan kau suka membuang sampah ke sungai
Nanti bisa meluap dan banjir akibatnya
Membuat manisan dari buah salak
Dijual dengan macam-macam harga
Jadi anak berbaktilah pada ibu bapak
Agar kelak bisa masuk surga
Kelinci kecil berwarna abu
Berlari-lari dengan ceria
Teruslah menuntut ilmu
Agar bahagia di masa tua
4. Pantun Teka-Teki
Pantun teka-teki adalah jenis pantun yang berisi pertanyaan dimana tujuannya untuk hiburan dan mengakrabkan orang-orang yang berinteraksi melalui pantun tersebut.
Contoh:
Terendak bentan lalu dibeli
Untuk pakaian, saya turun ke sawah
Kalaulah tuan bijak bestari
Apa binatang kepala di bawah?
Pergi ke desa memakai batik
Berjalan-jalan menyusuri sawah
Apa benda yang akan naik
Ketika air jatuh ke bawah?
Alpukat enak buahnya,
kalau makan tak lupa kasih gula.
Jika engkau tahu jawabannya,
Binatang apa yang ekornya di Kepala?Jalan-jalan bertemu ketam,
karena takut ku lempar batu.
Hewan apa yang darahnya hitam?
kakinya banyak badannya satu?
Ke goa mencari batu bertuah,
ketemunya malah kunang-kunang.
Memiliki belalai tapi bukan gajah,
hobi berdengung tapi bukan kumbang.
5. Pantun Kepahlawanan
Pantun kepahlawanan adalah jenis pantun yang isinya berisi semangan kepahlawanan.
Contoh:
Baju pengemis tampak lusuh
Orang berlomba kalah telak
Tak pernah niat mencari musuh
Musuh datang jangan di tolak
Di dalam karung ada kucing
Mati tewas tak bernyawa
Hanya bermodal bambu runcing
Untuk membela negara tercinta
Rambut hitam anggun rupanya
Sehalus bulu burung merpati
Hidup mati untuk negara
Ikhlas hati jikalau mati
Seperti macan dari lisan
Jangan sampai membuat luka
Mari hargai jasa pahlawan
Rela mati membela bangsa
Jaring yang rusak dimana-mana
Oleh nelayan langsung dibuang
Meski hanya tinggal nama
Perjuanganmu akan tetap dikenang
6. Pantun Berkasih sayang
Pantun berkasih sayang adalah jenis pantun yang berhubungan dengan kasih sayang antara muda-mudi dan merupakan cara untuk menyampaikan perasaan seseorang kepada orang yang disukainya.
Contoh:
Indahnya pelangi di sore hari
Datang setelah badai
Cantik anggun rambut terurai
Selalu terkenang di dalam hati
Tampak cerah mentari pagi
Bersinar menerangi jagat raya
Hanya padamulah ku sandarkan hati
Jaga setia abadi selamanya
Lukisan indah terpampang di dinding
Menjadi sorotan banyak kalangan
Maukah kau ku ajak bersanding
Melewati bahtera kehidupan
Mawar merah mekar di taman
Semerbak mewangi aromanya
Janji setia seorang teman
Menjadi obat pelipur lara
Senja yang indah di sore hari
Tampak eksotis memikat hati
Kaulah bidadari yang ku nanti
Menemani ku sampai mati
7. Pantun Agama
Pantun agama adalah jenis pantun yang isinya membahas tentang hubungan manusia dengan penciptanya. Pantun ini biasanya berisi nasihat dan pesan moral sesuai dengan nilai-nilai agama tertentu.
Contoh:
Mahkota raja di ikat tali
Dilempar ratu kedalam kali
Tahta harta boleh kau cari
Tapi ingat tak di bawa mati
Bawa koran dari mekaki
Dari malam berlari-lari
Baca quran setiap hari
Gundah hilang tentramnya hati
Berjalan sendiri di malam hari
Bersama angin tetap ceria
Amalkan sunah dari para nabi
Hidup berkah penuh bahagia
Si manis beo hobinya terbang
Terbang gesit membawa angan
Bergaullah dengan orang sabar
Agar pahala dilipatgandakan
Berdoa dengan ikhlas agar terkabul
Heti tentram dan bermanfaat
Cintailah nabi dan rosul
Agar di akhirat mendapat syafaat
Sunday, May 3, 2020
Cara Membuat Naskah Pidato
- Membatasi subjek untuk mencocokkan waktu yang tersedia, menjaga kesatuan dan kepaduan pidato
- Menyusun ide pokok menurut tahap-tahap urutan alur dasar pidato (perhatian, kebutuhan, kepuasan, dan lain-lain) atau menurut salah satu pola organisasi.
- Memasukkan dan menyusun submateri yang berhubungan di setiap pokok.
- Mengisi materi pendukung yang memperkuat atau membuktikan ide.
- Memeriksa draft kasar, untuk meyakinkan bahwa subjek telah cukup terekam dan mencerminkan tujuan khusus pidato.
Read more https://ruangguruku.com/cara-menulis-naskah-pidato/
- Membatasi subjek untuk mencocokkan waktu yang tersedia, menjaga kesatuan dan kepaduan pidato
- Menyusun ide pokok menurut tahap-tahap urutan alur dasar pidato (perhatian, kebutuhan, kepuasan, dan lain-lain) atau menurut salah satu pola organisasi.
- Memasukkan dan menyusun submateri yang berhubungan di setiap pokok.
- Mengisi materi pendukung yang memperkuat atau membuktikan ide.
- Memeriksa draft kasar, untuk meyakinkan bahwa subjek telah cukup terekam dan mencerminkan tujuan khusus pidato.
Read more https://ruangguruku.com/cara-menulis-naskah-pidato/
- Membatasi subjek untuk mencocokkan waktu yang tersedia, menjaga kesatuan dan kepaduan pidato
- Menyusun ide pokok menurut tahap-tahap urutan alur dasar pidato (perhatian, kebutuhan, kepuasan, dan lain-lain) atau menurut salah satu pola organisasi.
- Memasukkan dan menyusun submateri yang berhubungan di setiap pokok.
- Mengisi materi pendukung yang memperkuat atau membuktikan ide.
- Memeriksa draft kasar, untuk meyakinkan bahwa subjek telah cukup terekam dan mencerminkan tujuan khusus pidato.
Read more https://ruangguruku.com/cara-menulis-naskah-pidato/
Pembukaan
Contohnya : Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh, salam sejahtera bagi kita semua.
b. Ucapan Penghormatan
Dalam mengucapkan penghormatan, biasanya dimulai dari orang yang dianggap paling penting.
Contohnya:
Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah
Yang terhormat Bapak/Ibu guru
Yang terhormat para tamu undangan
dan teman-teman yang saya cintai
Isi Pidato
Penutup Pidato
Contohnya:
Hadirin yang saya hormati,
Demikian pidato yang dapat saya sampaikan, apabila ada ata-kata yang salah baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja saya mohon maaf. Terima kasih atas perhatian anda. Saya akhiri, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ciri-Ciri Pidato Yang Baik
- Memiliki tujuan yang jelas
- Isinya mengandung kebenaran
- Menciptakan suasana efektif dengan pendengar
- Cara penyampaian jelas, menarik dan sesuai dengan pendengar
- Menggunakan intonasi, artikulasi, volume yang jelas.
Kriteria Berpidato Yang Baik
- Isi pidato yang akan disampaikan memiliki kesesuaian dengan tema kegiatan atau acara yang berlangsung.
- Isi Pidato bersifat menggugah dan bermanfaat, benar, objektif dan jelas serta tidak menimbulkan pertentangan
- Bahasa yang digunakan santun, rendah hati, bersahabat, jelas dan mudah dipahami oleh pendengar.
Persiapan Pidato
- Mengetahui tentang latar belakang pendidikan dan wawasan pendengar secara umum
- Mengetahui tema acara
- Mengetahui durasi lama waktu pidato
- Menyusun kata-kata agar lebih mudah dipahami pendengar.
CONTOH PIDATO
Salam sejahtera
Yth. Bapak dan Ibu Dosen Pembimbing, serta teman-teman yang saya cintai
Selamat Pagi,
Marilah kita bersama-sama memanjatkan syukur kepada Tuhan, karena pada pagi hari yang cerah ini kita bisa berkumpul bersama di tempat ini.
Teman-teman yang saya kasihi, kita ketahui bahwa lingkungan merupakan tempat hidup bagi semua makhluk hidup. Oleh karena itu kita harus menjaga kelestarian lingkungan kita agar kita dapat hidup dengan nyaman. Salah satu cara menjaga kelestarian lingkungan adalah menjaga kebersihannya. Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari hal-hal yang kecil, tetapi terkadang sangat sulit dilakukan oleh kita. Contohnya adalah membuang sampah pada tempatnya.
Agar kita bisa menjaga kebersihan lingkungan kita, terlebih dahulu kita harus mengetahui definisi dari kebersihan lingkungan. Kebersihan lingkungan adalah suatu keadaan dimana lingkungan tersebut layak untuk ditinggali manusia, dimana keadaan kesehatan manusia secara fisik dapat terjaga.
Saat ini kesadaran untuk menjaga kebersihan di kalangan kita sebagai seorang murid sangatlah kurang. Dilihat dari lingkungan sekolah kita yang masih terdapat sampah yang berserakan, entah sampah plastik makanan-minuman, atau kertas. Padahal tempat sampah yang disediakan sekolah sudah memadai. Di setiap sudut sekolah terdapat tempat sampah, di dalam kelas pun terdapat tempat sampah. Namun tidak adanya kesadaran dari kita untuk membuang sampah pada tempatnya sebagai wujud menjaga kebersiahan lingkungan sekolah kita.
Selain membuang sampah pada tempatnya, kita juga dapat menjalankan piket kelas sebagai aksi menjaga kebersihan lingkungan di lingkup sekolahan. Dan biasakan memilah sampah sesuai dengan kelompoknya sebelum dimasukkan ke tempat sampah.
Jenis sampah dibedakan menjadi 3, yaitu:
1. Sampah Basah yaitu sampah yang mudah terurai dan membusuk,
contoh; sisa makanan, sayur dan buah2an, sampah kebuh dan sampah dapur.
2. Sampah Kering yaitu sampah yang tidak bisa membusuk dan terurai secara alamiah,
contoh: kertas, kardus, plastik, tekstil, karet, kaca, kaleng, dll
3. Sampah B3 (Bahan Berbahaya & Beracun) yaitu sampah beracun dan reaktif yang sangat membahayakan kesehatan dan kehidupan organisme antara lain, baterai, cat, pestisida, sampah rumah sakit, dll.
Tetapi tempat sampah yang biasa disediakan hanya 2 jenis, yaitu sampah basah dan sampah kering.
Saat ini kita harus disadarkan untuk menjaga kebersihan lingkungan kita, karena akibat dari kurangnya menjaga kebersihan lingkungan dapat membuat bencana bagi kita, seperti banjir dan wabah penyakit. Dan masalah utama kita saat ini adalah Global Warming atau pemanasan global. Oleh karena itu harus timbul kesadaran dari setiap pribadi kita untuk menjaga kebersihan lingkungan kita. Agar kelak, tidak ada bencana yang menimpa kehidupan kita akibat dari kurangnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
Sebagai penutup, saya hanya ingin menyampaikan pesan dari pidato saya dengan menyampaikan sebuah pepatah. Kebersihan adalah sebagian dari iman. Dengan ini saya berharap teman-teman peduli dan sadar dengan pentingnya menjaga kebersiahan
Sekian pidato dari saya, mohon maaf jika ada salah kata.
Terimakasih dan selamat pagi.
